Menapaki Hidup, Menyigi Makna

Oleh : Muhammad Iqbal Baidlowi, S.Pd

Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, bising, dan penuh tuntutan, buku Menapaki Takdir Menyigi Makna hadir sebagai ruang jeda yang menenangkan. Buku ini mengajak pembaca berhenti sejenak, menundukkan kepala, lalu merenungi kembali arah hidup yang selama ini mungkin dijalani tanpa kesadaran penuh. Terinspirasi dari nilai-nilai Maiyah dan pemikiran Mbah Nun (M.H. Ainun Najib), buku ini tidak menawarkan khotbah atau jawaban mutlak, melainkan undangan untuk berdialog dengan diri sendiri.

Baca selengkapnya

Biografi Singkat KH. Ibrohim

Kyai Haji Ibrahim Adalah salah satu murid dari KH. Syarqowi, lahir di Dusun Ngetuk desa Tanggungharjo, Sarlan Adalah nama kecil, maka tak heran diwilayah Kab. Demak lebih terkenal dengan panggilan Kiyai Sarlan, Beliau putra dari pasangan Simbah Nuriman asal dari Dusun Krajan desa Tanggungharjo dengan mbah nyai Maryam binti Doraja asal Dusun ngetuk. Beliau adalah putra pertama dari pasangan tersebut.

Baca selengkapnya

Biografi singkat K. Abdus Syukur

Kyai pertama masjid Almuttaqin Ngembel Lor Tanggungharjo

Kyai Abdus Syukur merupakan pendiri masjid Almuttaqin Ngembel Lor Tanggungharjo Grobogan, Putra dari Carik Sudarmo Brabo, Cucu dari Simbah K. Nur Ahmad, pembuka agama pertama Desa Brabo yang berasal dari Demak Bintoro, yg berkelana hingga Desa Brabo dan menikah di sana.

Saat remaja, beliau berguru kepada Hadzroutus syekh KH. Syarqowi Tanggung, Mursyid Agung Thoriqoh Naqsabandiyyah, satu kurun dengan K. Syamsuri Brabo. Setelah beranjak dewasa, K. Abdus Syukur menikah dengan nyai Sujinah, putri KH. Siroth karang pacing. Setelah menikah, mereka berdua diberi amanah oleh Syekh Syarqowi untuk mengembangkan agama di Dusun Ngembel Lor, tahun 1900 M.

Baca selengkapnya

Biografi Simbah KH. Syarqowi

KH. Syarqowi lahir di Desa Waruk, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak ± tahun 1875 Masehi dengan nama kecil, Minhaj. Terlahir dari pasangan carik ( Sekretaris Desa) bernama Marhaban dengan Nyai Kasipin yang berasal dari Desa Tlogogedong, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak. Beliau merupakan anak sulung dari empat bersaudara yaitu, Minhaj (Syarqowi), Wardi, Mursinah dan Warinah.

Baca selengkapnya