Marilah kita senantiasa meningkatkan kualitas iman dan taqwa kepada Allah SWT., semoga kita mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Aamiin.
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah
Kita saat ini berada di bulan Dzulhijjah, bulan yang mulia, bulan yang di dalamnya terdapat hari-hari terbaik untuk beramal saleh. Karena itu, seorang muslim tidak boleh malas, tetapi harus memiliki semangat ibadah dan semangat bekerja. Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 105:
“Dan katakanlah: bekerjalah kalian, maka Allah akan melihat pekerjaan kalian, begitu pula Rasul-Nya dan orang-orang mukmin.”
Ayat ini mengajarkan bahwa Islam adalah agama kerja dan amal nyata. Muslim yang baik bukan hanya banyak bicara, tetapi juga produktif, amanah, disiplin, dan bermanfaat bagi orang lain.
“Tidak ada hari-hari yang amal saleh pada hari-hari itu lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari pertama Dzulhijjah ini.” (HR. al-Bukhari)
Maka di hari-hari mulia ini, di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah ini, mari kita tingkatkan ibadah, kerja yang halal, menuntut ilmu, dan amal kebaikan. Kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya, karena belum tentu tahun depan kita masih diberi kesempatan seperti ini.
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah
Imam Hasan al-Bashri dalam Hilyatul Auliya’ berkata:
“Wahai anak Adam, sesungguhnya engkau hanyalah kumpulan hari. Setiap kali satu hari berlalu, maka hilang pula sebagian dari dirimu.”
Karena itu jangan sia-siakan umur dengan kemalasan dan hal yang tidak bermanfaat. Sampai-sampai Rasulullah SAW berlindung dari sifat malas dalam doa beliau:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Maka sebagai seorang muslim hendaknya kita bekerja dengan niat ibadah, mencari nafkah yang halal, mendidik keluarga, memperbaiki masyarakat, dan memanfaatkan waktu semaksimal mungkin sebelum datang penyesalan.
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah
Mari kita jadikan bulan Dzulhijjah ini sebagai momentum memperbaiki ibadah dan etos kerja kita. Bekerja dengan jujur, mencari rezeki yang halal, dan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya mumpung kesempatan masih ada.
Semoga Allah meridhai setiap langkah kita menuju kebaikan. Aamiin.
Program Kartu Sehat dengan pemberian subsidi pemeriksaan kesehatan melalui dokter mitra yang digagas oleh UPZISNU Ranting Tanggungharjo kembali mengalami perluasan layanan. Setelah sebelumnya berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayah Ngetuk RW 01 dan Kedunggempol RW 03, kini program tersebut resmi diperluas ke wilayah Tanggungkrajan RW 02.
Perluasan program ini menjadi bukti nyata komitmen UPZISNU dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pengelolaan dana KOIN NU secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Dana yang dihimpun dari gerakan KOIN NU terbukti mampu menjadi solusi sosial di bidang kesehatan bagi warga yang membutuhkan akses layanan medis dengan biaya terjangkau.
Nahdlatul Ulama Ranting Tanggungharjo menggelar pelatihan digitalisasi Kartu Sehat sebagai langkah penguatan pelayanan sosial berbasis teknologi kepada masyarakat. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus ranting, kader, serta relawan pelayanan kesehatan yang nantinya akan terlibat langsung dalam pengelolaan sistem digital kartu sehat.
Pelatihan dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman teknis mengenai tata cara pendataan digital, penginputan data anggota, proses verifikasi penerima manfaat, hingga penggunaan sistem administrasi berbasis elektronik yang lebih efektif dan efisien.
Dalam upaya meningkatkan kualitas dan standar penyembelihan hewan sesuai syariat Islam, hari ini, Ahad, 26 April 2026, NU Ranting Tanggungharjo mengadakan kegiatan Pengiriman Delegasi & Sertifikasi Juleha (Juru Sembelih Halal), yang diselenggarakan oleh JULEHA (Juru Sebelih Sembelih Halal) DPD Kudus. Pendelegasian peserta dari ranting NU Tanggungharjo ini ditujukan bagi para petugas penyembelihan hewan perwakilan dari masing-masing dukuh di seluruh wilayah ranting Tanggungharjo.
Program ini menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa proses penyembelihan hewan, baik untuk kebutuhan harian maupun momentum ibadah seperti Aqiqah, Idul Adha, dan sebagainya, benar-benar memenuhi ketentuan halal dan thayyib. Para peserta yang dikirim sebagai delegasi akan mengikuti pelatihan sekaligus sertifikasi resmi sebagai juru sembelih halal (Juleha).
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Tanggungharjo menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir di desa Trimulyo kecamatan Guntur Kabupaten Demak pada Jum’at, 10 April 2026.
Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, pakaian layak pakai, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke lokasi terdampak dengan melibatkan relawan dari unsur badan otonom (Banom) NU dan diserahkan secara langsung kepada bapak Samsul Ma’arif, selaku perwakilan dari warga yang teekena dampak banjir.
Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti kegiatan rutinan Malam Lailatul Ijtima’ yang diselenggarakan oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Tanggungharjo. Kegiatan yang berlangsung pada Jum’at malam Sabtu 3 April 2026 bertempat di Masjid Baitul Makmur Dukuh Bonggo Desa Tanggungharjo tersebut menjadi semakin istimewa dengan dilaksanakannya launching aplikasi KOIN Digital sebagai inovasi dalam pengelolaan dan pengumpulan dana umat.
Acara diawali dengan pembacaan dzikir dan tahlil, doa yang dipimpin oleh para tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan sambutan dari ketua Suriyah serta sambutan ketua Tanfidziyah NU Ranting Tanggungharjo. Jamaah yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, yang sudah menjadi tradisi rutin sebagai sarana memperkuat ukhuwah islamiyah sekaligus memperdalam nilai-nilai keagamaan.
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Tanggungharjo seakan tidak akan pernah berhenti dan senantiasa terus berinovasi dalam memperkuat tata kelola organisasi. Sebagai langkah nyata menghadapi era disrupsi digital, hari ini, Sabtu, 28 Maret 2026, bertempat di sekretariat, PRNU Tanggungharjo menggelar Pelatihan IT bertajuk “Digitalisasi KOIN NU” yang diikuti oleh jajaran pengurus dan relawan lapangan (Petugas Penarik Koin).
Program Digitalisasi KOIN (Kotak Infak) NU ini bertujuan untuk mentransformasi sistem pelaporan manual menjadi sistem berbasis teknologi yang lebih transparan, akuntabel, dan real-time. Dengan sistem ini, perolehan donasi dari jamaah dapat tercatat secara otomatis dan dilaporkan secara terbuka kepada publik.
Dalam semangat khidmah nahdliyah dan pengabdian kepada umat, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Tanggungharjo senantiasa tidak akan pernah berhenti untuk membuat program yang bisa langsung dirasakan manfaatnya untuk umat. Terhitung mulai hari ini, Selasa tanggal 24 Maret 2026, Pengurus NU Ranting Tanggungharjo meluncurkan program Khitan Bersubsidi sebagai bagian dari ikhtiar dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah.
Dalam rangka memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat, UPZISNU Ranting Tanggungharjo kembali menjalin kerja sama dengan satu dokter praktik sebagai mitra layanan kesehatan dalam program Kartu Sehat untuk Umat.
Seperti diketahui bahwa di awal bulan kemarin, UPZISNU Ranting Tanggungharjo sudah menjalin kerjasama dengan dokter Bima yang buka praktik di dukuh Kedunggempol. Setelah dipandang bisa berjalan sukses maka pada bulan ini UPZISNU menambah satu dokter praktik lagi untuk diajak kerjasama, yaitu dokter Muarifah, yang ada di dukuh Ngembel Kidul.
Penambahan mitra layanan kesehatan ini merupakan langkah strategis UPZISNU Ranting Tanggungharjo dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu yang menjadi penerima manfaat program sosial keumatan.