Langkah Modern NU Tanggungharjo: KOIN Digital Hadir di Tengah Tradisi Lailatul Ijtima’

Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti kegiatan rutinan Malam Lailatul Ijtima’ yang diselenggarakan oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Tanggungharjo. Kegiatan yang berlangsung pada Jum’at malam Sabtu 3 April 2026 bertempat di Masjid Baitul Makmur Dukuh Bonggo Desa Tanggungharjo tersebut menjadi semakin istimewa dengan dilaksanakannya launching aplikasi KOIN Digital sebagai inovasi dalam pengelolaan dan pengumpulan dana umat.

Acara diawali dengan pembacaan dzikir dan tahlil, doa yang dipimpin oleh para tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan sambutan dari ketua Suriyah serta sambutan ketua Tanfidziyah NU Ranting Tanggungharjo. Jamaah yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, yang sudah menjadi tradisi rutin sebagai sarana memperkuat ukhuwah islamiyah sekaligus memperdalam nilai-nilai keagamaan.

Dalam sambutannya, pengurus ranting NU Tanggungharjo menyampaikan bahwa kegiatan Lailatul Ijtima’ bukan hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga wadah konsolidasi jamaah dalam memperkuat peran sosial keumatan. Hal ini sejalan dengan prinsip tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), dan tasamuh (toleran) yang menjadi ciri khas gerakan NU.

Momentum penting dalam kegiatan tersebut adalah peluncuran aplikasi KOIN Digital dan dengan adanya digitalisasi ini, pengelolaan dana KOIN NU diharapkan semakin profesional, akuntabel, dan menjangkau lebih luas kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Penerapan digitalisasi filantropi ini bukan sekadar gaya-gayaan. Ada beberapa alasan kuat mengapa langkah ini diprediksi akan mendongkrak partisipasi warga:

  1. Transparansi Real-Time: Perolehan dana dapat dipantau secara lebih terbuka, meningkatkan kepercayaan (trust) dari para muzzaki atau donatur.
  2. Keamanan Dana: Meminimalisir risiko kehilangan uang tunai atau kesalahan penghitungan manual.
  3. Aksesibilitas Luas: Warga desa Tanggungharjo yang sedang merantau di luar kota tetap bisa berkontribusi bagi program-program di kampung halaman melalui kode QR yang disebarkan di media sosial resmi.

“Melalui aplikasi KOIN Digital ini, kami ingin menghadirkan kemudahan bagi warga dalam berkontribusi untuk kegiatan sosial dan kemaslahatan umat. Ini adalah langkah kecil menuju pengelolaan yang lebih modern tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional NU,” ungkap salah satu pengurus.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar jamaah, mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong. Diharapkan, inovasi digital ini dapat semakin menguatkan gerakan KOIN NU sebagai instrumen pemberdayaan umat yang berkelanjutan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Ranting NU Tanggungharjo kembali menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan perkembangan teknologi demi kemaslahatan umat. Hal demikian sesuai dengan komitmen semua pengurus yang dituangkan dalam bentuk slogan “Menjaga Tradisi Memperkuat Jatidiri”. Dan lebih kerennya dengan slogan “Think Globally Act Locally“. Dengan demikian secara tidak langsung melibatkan wawasan mendunia, namun tetap mempertahankan nilai-nilai budaya dan norma lokal.

One thought on “Langkah Modern NU Tanggungharjo: KOIN Digital Hadir di Tengah Tradisi Lailatul Ijtima’

  1. Mohon diralat info hari dalam berita tsb. Bukan Selasa malam Rabu, namun Jum’at malam Sabtu, 3 April 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *